Senin, 07 April 2014

Etika Penggunaan Tulisan di Internet Untuk Kebutuhan Pekerjaan



Kemudahan dalam mengakses internet saat ini sangat memanjakan penggunanya dalam menggunakan internet baik untuk kebutuhan hiburan, sosial, informasi maupun pekerjaan. Dengan adanya berbagai kemudahan yang ditawarkan internet, membuat penggunanya menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkan termasuk dengan cara-cara yang dapat merugikan orang lain. 

Dalam dunia kerja, internet sangat membantu penggunannya untuk menyelesaikan berbagai tugas sehingga meningkatkan efektifitas kerja. Terkadang ketika sedang menyelesaikan suatu pekerjaan kita sering dihadapkan pada situasi kebuntuan ide sehingga kita membutuhkan referensi lain untuk kembali melanjutkan pekerjaan. Kebuntuan ide itulah yang kadang membuat kita tergoda untuk mengambil hasil karya orang lain tanpa mensertakan siapa pemilik sebenarnya karya tersebut. Tindakan ini disebut Plagiarisme. Para pelaku plagiarisme bisa dituntut karena mengabil hak cipta orang lain tanpa seizin penciptanya. Untuk itu, diperlukan etika dalam menggunakan internet untuk menjaga norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku bagi di dunia nyata maupun dunia maya. Etika penggunaan materi dalam kebutuhan pekerjaan ini merupakan hal yang sangat penting.Baiknya seseorang yang akan menggunakan materi yang didapat dari internet, meminta ijin terlebih dahulu kepada pemilik dan mencantumkan sumber asal materi yang didapatnya untuk menyelesaikan pekerjaan atau tugas.

Etika dalam internet terutama untuk dunia pekerjaan berguna sebagai alat untuk mengontrol kita untuk cermat dan cerdas dalam berinternet. Pencurian informasi, penyalahgunaan karya orang lain dan tindak plagiarisme memiliki aturan hukum yang berlaku seperti yang telah diatur oleh HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Keaslian sebuah hasil karya buatan diri sendiri walapun sederhana akan lebih dihargai dibandingkan hasil karya yang spektakuler namun hasil dari perbuatan plagiarisme.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar